Tuesday, December 18, 2012

Terlewatkan

Coba tanya mentari pagi, kenapa dia selalu muncul tanpa pamrih.
Coba tanya pada angin laut, berhembus membawa nelayan kembali.
Coba tanya pada hujan, turun membasahi setelah kemarau panjang yang melukai.
Coba tanya pada dedaunan, reka jatuh dan membusuk menjadi pupuk menyuburkan tanah ini.

Masih ada yang tersisa saat dawai cinta memetik pelan di hati.
Masih ada sebesit kenangan dan wajahmu yang menimbulkan luka.
Aku selalu ada disini memikirkanmu yang sjudah pergi.
Aku selalu ada disini memikirkanmu yang telah melewatkanku tanpa aksara.

Bilamana sesemua orang berpikir cinta itu luka, masihkah ada kata sejati di antara kita?
Bilamana sesesayap mengepak melewati angin, masihkah ada rasa yang bisa kumiliki?

Soundcloud

Rena

“Aku heran dengan keadaanku sendiri.”

“Kenapa?”

“Ya, aku merasa kurang beruntung saja.”

Rena menghela nafas sambil meneguk pelan kopi hitam yang sudah mulai dingin itu. Seperti biasa, aku harus rela duduk di café ini berjam-jam demi mendengar keluhan dan umpatan Rena tentang kehidupannya. Curhat? Ya, itulah yang dilakukan Rena. Paling tidak kegiatan ini berlangsung seminggu tiga kali.

“Kurang beruntung gimana? Kamu cantik, tajir, pintar, dan tentu orang-orang di sekitarmu menyayangimu.”, kataku sambil mengunyah roti bakar cokelat keju favoritku.

“Menurutmu seperti itu, Dit?”

“Ya, kamu memiliki hidup yang sempurna di mataku. Lalu, apa lagi yang kamu harapkan?”

“Cinta, Dit. Cinta yang tulus. Cinta yang bisa bikin aku ngerasa hidupku sempurna.”

Benar juga pikirku, Rena memang memiliki kehidupan yang nyaris sempurna. Namun, karena keluarga yang super sibuk, Rena sebagai anak tunggal sulit mendapat perhatian. Orang tua yang sering keluar kota atau bahkan ke luar negeri.

Rena adalah gadis paling cantik di kampusku, mungkin begitulah penilaian setiap pria yang bertemu dengannya. Rena memiliki mata yang tajam, menunjukkan kepribadian yang kuat, bibirnya merah merona dan terlihat renyah. Rambutnya terurai panjang sepunggung, sedikit berwarna cokelat dan berombak. Kulitnya putih tanpa cacat, benar-benar tipe wanita yang mudah untuk dicintai. Terlebih, sifat Rena yang sangat menyenangkan.

Di balik semua itu, Rena justru banyak mengalami kegagalan dalam cinta. Menurut orang-orang yang pernah jadian dengan Rena, Rena adalah wanita yang sangat manja. Hal itu yang membuat para lelaki kepayahan. Padalah, andaikan mereka tahu bagaimana Rena memang butuh perhatian, tentu mereka akan segera berubah pikiran. Sayang, Rena orang yang cukup tertutup di luar, kecuali kepadaku teman curhat satu-satunya.

“Masih berharap?”, kataku sambil menikmati potongan terakhir roti bakar cokelat keju yang aku santap sedari tadi.

“Berharap tentu saja, Dit. Apa sih yang bisa aku lakukan selain itu?”

“Ya, aku mengerti. Tapi, apa memang kamu serius dengan harapanmu?”

“Sangat serius!”, jawab Rena mantap.

“Oke, kita jadian.”, kataku.

“Benar??? Kamu yakin, Dit??? Bagaimana dengan citra kamu di kampus nanti?”, Rena tampak panik sekaligus senang.

“Buat apa aku memikirkan orang lain? Buat apa juga aku memikirkan bagaimana keadaanku nanti? Kalau kita jadian, tentu saja bukan aku dan kamu, tapi kita. Benar kan, sayang?”, kataku dengan mantap.

“Iya, Dit.”

“Jadi?”

“Aku selalu nunggu kamu, Dit. Nggak perlu aku jawab kan? Tentu saja aku mau jadi pacar kamu Dita Olivia.”

“Begitu juga aku, Avria Renata.”

Kami tersenyum tersipu dan tenggelam dalam perasaan cinta yang membara. Sudah cukup lama Rena menantiku, menungguku untuk menyukainya. Rena rela berpacaran dengan para pria karena sebuah pencitraan dan tentu saja menantiku putus dengan pacarku yang terakhir, Aldo.

Aldo? Ya, lelaki brengsek yang aku sendiri tidak ingin mengingatnya. Lelaki yang membuatku tak percaya lagi dengan cinta dari lawan jenis. Sekarang aku punya Rena, wanita yang setia menungguku dan selalu memahami diriku.

Ia - karya @elwa_

Aku adalah ia yang pernah kamu sebut cinta. Tetapi sudah dengan mudah terhapus selamanya.
Kamu adalah ia yang hingga kini masih menguasai segala rasa dalam setiap degup dalam dada.
Pun setiap desau nafasku masih menghela satu nama yang sama.

Aku adalah ia yang pernah kamu sebut bahagia. Tetapi makian mu berkata aku yang menoreh sedalamnya luka.
Kamu adalah ia yang air matanya ibarat torehan di nadi yang membuatku mati. Terlebih ketika kamu terurai isak ketika beranjak pergi.

Aku adalah ia yang pernah selalu kau perhatikan. Hingga kini menjadi orang pertama yang ingin kau abaikan.
Kamu adalah ia yang aku jaga dalam doa. Tuhan bersamamu. Malaikat menjagamu.

Aku adalah ia yang pernah kau tunggalkan pada sebuah janji selamanya. Yang malah menjadi ia yang kau tanggalkan sebatang kara.
Kamu adalah ia pada setiap rapal lirih segala elegi pun sajak tentang cinta.
Selamanya.

Soundcloud

Monday, December 17, 2012

Diam-diam

Semata fajar, mencintaimu diam2 dengan penuh rasa sabar.
Mengintip dari kejauhan, mengawasi pelan-pelan.

Aku ingin seperti saat itu, ketika kita melepaskan penat & berkelakar.
Aku ingin seperti saat itu, kau membuatku terdiam, pesonamu tak dapat terbantahkan.

Semata fajar, merasakan rindu mendalam, berusaha bersikap wajar.
Lelah, kadang semua hanya cerita karangan.
Kadang semua hanya bualan.

Ini sebuah cerita.
Cerita tentang dirimu, yang masih aku cintai secara diam-diam.
Pesona apa lagi yang dapat ku dustakan?

Soundcloud

Friday, December 14, 2012

Twitter Perubah Segalanya


Ide tulisan ini muncul setelah perbincangan gue dengan salah satu teman gue di Line. Awalnya pembicaraan sederhana itu dimulai dari masalah eksis dan tidaknya dia. Harus diakui, dia memang anak gaul dari dulu, anak mall, anak mobil, anak yang eksis nongkrong sana-sini. Beda sama gue yang cuma temen-temen deket gue dan orang-orang yang pernah ketemu gue aja yang tau siapa Doy sebenarnya.

Ada beberapa fakta yang menurut gue membuat sebutan gaul itu menjadi tidak penting lagi Ada beberapa fakta yang menunjukkan bahwa hal-hal yang dulunya tidak populer justru menjadi populer lagi. Beberapa fakta itu terjadi belakangan ini dengan perkembangan sosial media, atau lebih tepatnya sejak munculnya twitter di dunia.

Alasannya mudah, di twitter kita bisa menjadi apapun, di follow siapapun, dan menjadi terkenal dengan cara apapun. Masih ingat dibenak kita seorang Arief Muhammad atau lebih akrab disapa @poconggg yang terkenal di tahun 2010 akhir sampai 2012 ini? Siapa yang tau Arief Muhammad sebelumnya? Tidak ada kecuali teman-temannya dan keluarganya saja. Apa dia juga sangat eksis dengan nongkrong sana-sini? Punya kenalan bejibun seperti sekarang? Tentu tidak.

Contoh lainnya seperti pemilik akun @RadioGalauFM yaitu @benzbara_, siapa dia sebelum menjadi penulis terkenal seperti sekarang? Apa orang-orang mengenalnya? Padahal kehidupan Bara sebelum adanya twitter juga sederhana-sederhana saja, dalam arti bukan orang yang suka sok menjadi anak gaul yang nongkrong sana-sini. Tapi Bara memang memiliki tekad kuat terhadap seni maupun menulis, sejak lama dia memang suka menulis puisi, cerpen, maupun novel. Namun tetap saja semua pintu rejekinya terbuka juga berkat adanya twitter maupun FB.

Thursday, December 13, 2012

Gerbong #9 (NEW)

Cinta itu perjuangan, sampai kapanpun sebuah usaha dan perjuangan tidak akan menghasilkan kekecewaan. Saat kedua hati saling jatuh cinta, mereka pasti akan berusaha bersama untuk membangun sebuah hubungan. Semua tentang cinta memang belum tentu berakhir dengan indah, tapi itu lah keunikan cinta. Semua orang ingin dicintai, semua orang pasti mencintai. Cinta itu cukup membutakan mata dan logika bagi orang-orang yang merasakan. Tidak sampai di situ saja, cinta juga kadang memabukkan. Candu? Selalu saja sama, hanya cinta yang menyerupai candu. Ingin menolak, tapi hati terikat tak kuasa untuk melepaskannya.


19 Oktober 2012
Pukul 02.40

“Gerbong berapa? Cepet! Keretanya keburu berangkat.”
“Nomer 9, iya gerbong 9!”
“Aku kesana!”


Agustus 2012

“Namaku Radit, iya, Raditya Prabudi.”
“Aku Ilvie, Livie Aurora Catharina.”

Pesan singkat itu membuka perbincangan kami, perkenalan yang merubah hidupku dan perasaanku. Aku memang bukan seorang yang cukup rupawan, bukan pria yang hartawan, bahkan mungkin aku salah satu pria yang tak sempurna untuk dirinya. Tapi, Ilvie telah merubah segala cara pandanganku terhadap wanita. Dia merubah mindset yang membusuk di dalam otakku selama ini.

Bagiku, wanita cinta kemapanan dan ketampanan. Hal ini membuatku sulit untuk mendekati wanita-wanita disekitarku. Pemikiran itu telah memenjarakan hatiku di dalam kesendirian, sampai aku berkenalan dengan wanita bernama Ilvie ini. Wanita yang luar biasa di mataku.

Awalnya kami biasa saja, hanya berbicara seputar pekerjaan sampingan yang sama. Hal yang membuat pemikiranku berubah tentangnya adalah ketika dia dengan rela membantu aku dalam menyelesaikan pekerjaanku. Kebetulan aku dan dia sama-sama suka berkecimpung di dunia social media. Kebaikannya tentu tidak main-main, aku pun sampai merasa tidak enak dengan bantuannya. Hal ini disebabkan karena aku sendiri masih seorang amatir dalam social media, sedangkan dia? Masih muda tapi sudah luar biasa. Salut.

Tak perlu waktu yang cukup lama, aku  mulai jatuh cinta padanya. Kebaikan Ilvie yang luar biasa itu telah membuat hatiku tergetar. Kebaikan dan dirinya yang sederhana apa adanya itu telah membuat duniaku jungkir balik. Kehidupanku kini mulai terganggu oleh sosoknya. Dalam kegiatan apapun, aku selalu memikirkan dirinya. Uniknya, kami belum pernah bertemu sama sekali sejak perkenalan kami di awal agustus itu.

Ya, ironis memang, aku jatuh cinta pada perempuan yang sama sekali belum pernah aku temui. Ilvie tinggal di Jawa Timur, sedangkan aku ada di Jawa Tengah. Inilah cinta, datang tak dijemput, pulang tak diantar. Inilah cinta, datang tak memilih sasaran, siapapun bisa menjadi korbannya. Tapi, hal ini tidak membuatku gentar, karena aku yakin bahwa Ilvie adalah perempuan yang benar-benar aku inginkan. Cuma dia, ya, dalam pikiranku saat ini cuma dia yang mampu membuat hidupku kembali bahagia dan penuh warna.



Saturday, December 8, 2012

Ter- #Meme

Berawal dari sebuah keisengan, berawal dari sebuah hobi yang menyesatkan. Semua memang berawal dari coba-coba. Nah, gue lagi pingin coba-coba bikin #MemePict dan #MemeRage atau biasa disebut #MemeComic nih. :))

Iseng-iseng, malam ini gue persembahkan #MemePict dan #MemeComic buatan gue. Spesial buat menghibur kalian semua. Boleh follow nih aktor/aktris #MemeDoy edisi pertama ini, silahkeun~



  • #QueenOfSepik (Act: @cathadita)







Kehendak hati, aku bisa apa?

Hujan turun lagi di tempat ini.
Membasahi tanah setelah kemarau panjang yang melukai hari.
Mirip dirimu yang datang saat aku diserang sepi.
Hadir dalam keringnya hati.

Mungkin kau tak pernah ingin mengerti.
Setidaknya kau harus tau dirimu selalu menjadi obat hati.

Resah dalam hati melanda saat ku berdiri melepas kau pergi.
Aku tak takut jarak, tak takut pula waktu yang membagi sepi.
Hanya ada sebesit kerinduan untuk menggengam tangannya.
Tanganmu yang lembut, yang mampu mengobati segala curiga maupun luka.

Saat sedih menghampiri.
Hujan badai tak segan menghantui.
Aku hanya mampu berdiri menanti.
Memandang langit, sampai kau datang bersama pelangi.

Apa aku salah menunggumu?
Saat aku lelah, aku semakin kuat, kuat dan terus bertahan.
Apa kah kau sama sepertiku?
Saat ku memeluk cinta, kaupun mendekapnya lebih erat & lebih kuat.

Apa aku bodoh menantimu?
Apa aku terlalu mengharapkanmu?
Atau memang inilah pelangi yang kutunggu-tunggu?
Ini kehendak hati, aku bisa apa?

Soundcloud

Tuesday, December 4, 2012

Sahabat

taken from google.com



Mira dan Siska adalah dua sahabat yang selalu bersama. Kemanapun mereka pergi pasti selalu berdua, mereka tak pernah terpisahkan. Mereka mempunyai latar belakang keluarga berbeda, Siska adalah anak yatim piatu dan Mira adalah anak orang kaya pengusaha property. Siska di biayai oleh pamannya yang berada di luar kota untuk bersekolah dan kos di Jakarta.

Mira dan Siska merupakan murid SMA Negeri ternama di Jakarta. Mereka duduk di bangku kelas XI IA (Ilmu Alam). Banyak yang mengira bahwa Siska mendekati Mira hanya karena memanfaatkannya saja. Siska dianggap numpang eksis dan memanfaatkan kekayaan Mira saja selama ini. Beberapa orang menganggap seperti itu karena memang Siska lebih cantik ketimbang Mira. Banyak wanita yang iri terhadapnya. Selain cantik, Siska merupakan juara kelas karena kepintarannya.

Dengan hal-hal tersebut Mira tidak pernah merasa terganggu karena dirinya sudah tau bagaimana Siska sedalam-dalamnya, itu karena mereka sudah bersahabat lama dan selama ini tak pernah ada masalah diantara mereka berdua. Apa lagi yang orang-orang tuduhkan pada Siska.