Cinta itu perjuangan, tidak pernah ada yang namanya instan. Saat kedua hati saling jatuh cinta, mereka pasti akan berjuang bersama-sama untuk membangun sebuah hubungan. Semua tentang cinta memang belum tentu berakhir dengan indah, tapi itu lah keunikan cinta. Semua orang ingin dicintai, semua orang pasti mencintai. Cinta itu cukup membutakan mata dan mampu mengacaukan segala logika bagi orang-orang yang merasakannya. Tidak sampai di situ saja, cinta juga kadang memabukkan. Ya, hanya cinta yang bisa.
Begitu juga dengan hati dan perasaanku yang tersihir oleh makhluk Tuhan bernama wanita. Perkenalkan, namaku Radit. Lebih sering di panggil Adit. Ini cerita tentang perjuangan. Dimana cinta membawa kita pada seseorang yang tepat, bukan yang sempat.
Cerita ini berawal saat aku mulai mengenal seorang perempuan bernama Rahmaaa, namanya Rahma tapi aku panggil Rahmaaa. Buat yang belum paham, Rahmaaa itu nama panggilan, Rahma itu nama aslinya. Jadi Rahmaaa adalah panggilanku untuknya. Intinya dia Rahmaaa.
Cerita ini berawal saat aku mulai mengenal seorang perempuan bernama Rahmaaa, namanya Rahma tapi aku panggil Rahmaaa. Buat yang belum paham, Rahmaaa itu nama panggilan, Rahma itu nama aslinya. Jadi Rahmaaa adalah panggilanku untuknya. Intinya dia Rahmaaa.
Rahmaaa adalah seorang perempuan manis dengan kulit kuning gelap khas orang-orang jawa. Rambutnya panjang dengan poni rapi yang tampak serasi seperti tirai menutupi jidatnya. Lesung di pipi kanannya menambah keindahan senyumnya, jelas berbagai macam pria mampu tersirih olehnya. Rahmaaa memiliki tinggi 167cm dan berat badan 43kg, ramping dan tentu saja tinggi untuk ukuran perempuan Indonesia. Anaknya baik, perhatian, tulus, sedikit manja, sedikit kekanak-kanakan dan tentu saja lovable banget.
